Kontroversi di Festival Film Venice 2012

Kontroversi di Festival Film Venice 2012

- detikHot
Selasa, 11 Sep 2012 14:51 WIB
Kontroversi di Festival Film Venice 2012
Jakarta - Film Korea Selatan 'Pieta' telah terpilih memenangkan penghargaan tertinggi di Festival Film Venice 2012. Namun, ternyata ada kontroversi di balik pemilihan pemenang Golden Prize itu. Ada apa?

Menurut laporan yang dilansir The Hollywood Reporter, Selasa (11/9/2012), tadinya dewan juri memilih film 'The Master' untuk membawa pulang Golden Prize. Namun, dalam peraturan hal tersebut tak memungkinkan mengingat film itu sudah menang dalam dua kategori, Silver Lion Award serta Best Actor.

Nah, dalam peraturan baru di festival film berskala besar itu, satu film tidak boleh membawa pulang piala lebih dari dua. Sempat terjadi perdebatan panjang dan panas di antara para juri tentang peraturan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa juri menyarankan agar salah satu penghargaan 'The Master' dilepas agar bisa menerima Golden Prize. Namun, akhirnya diputuskan penghargaan tertinggi itu diberikan kepada film Korea 'Pieta'.

'The Master' adalah film produksi AS satu-satunya yang menang penghargaan di festival tersebut. Film lainnya, 'To the Wonder' karya Terrence Malik dan 'Spring Breakers' yang dibintangi Selena Gomez pulang dengan tangan hampa.

Mengambil latar cerita Amerika Serikat saat Perang Dunia Kedua, 'The Master' berfokus pada intelektual karismatik yang mendirikan organisasi berbasis iman. Sutradara Paul Thomas Anderson mengaku membuat film 'The Master' karena terinspirasi dari sosok pendiri Scientology L. Ron Hubbard.

Dua karakter utama di filmnya banyak terpengaruh dari karakter Ron. Namun, ia mengatakan bahwa 'The Master' tidak bertumpu pada Scientology sebagai subyeknya, melainkan mengikuti hubungan antara pemimpin spiritual karismatik (Philip Seymour Hoffman) dan pemujanya yang bermasalah (Joaquin Phoenix).



(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads