Film dokumenter tersebut memberikan kilasan langka mengenai perdagangan manusia. Film itu bercerita tentang para korban dan menyoroti apa yang bisa dilakukan oleh semua orang untuk membantu mengakhiri kejahatan yang mengerikan itu.
“Dari 12 negara, Indonesia merupakan salah satu tempat dalam pembuatan ini,” ungkap Direktur kampanye MTV EXIT Matt Love dalam kampanyenya di Hard Rock Cafe, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye MTV EXIT di Indonesia diproduksi bersama dengan pemerintah Indonesia (The National Task Force to Prevent and Address the Criminal Act of Trafficking in Persons), United States Agency of International Development (USAID), the Australian Government’s Agency for International Development (AusAID), Walk Free, dan ASEAN.
Kampanye sekaligus pemutaran film tersebut di Jakarta juga dihadiri Dra. Sri Danti (Gugus Tugas Nasional), Derrick Brown, Pjs (Direktur Misi USAID), David Angel (Deputi Pelaksana Tugas AusAID), dan I Gede Ngurah Swajaya (Perwakilan Indonesia untuk ASEAN) sebagai pembicara.
Selain itu, pembicara juga datang dari artis Daniel Mananta (Ambassador Walk Free), Dian Sastrowardoyo (Duta Kampanye MTV EXIT), dan band asal Australia, Expatriate. Semua pembicara dengan tegas meneriakkan untuk memerangi perdagangan orang.
(ich/mmu)











































