Mereka nonton bareng 'Soegija' di Bioskop 21 Ambarrukmo Plaza di Jl Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (7/6/2012). Film tersebut mengangkat kisah perjuangan Romo Albertus Soegijapranata, uskup pribumi pertama di Indonesia yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh Soekarno. Ini adalah film termahal Garin, menelan biaya hingga Rp 12 miliar.
Garin mengungkapkan, dirinya membuat film 'Soegija' dengan pendekatan hiburan, berdasarkan buku harian Sang Romo sendiri. Lewat personifikasi tersebut, Garin hendak menyampaikan perlunya figur seorang pemimpin yang mampu memandu beragam gejolak kekerasan di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Garin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan, Soegija adalah seorang yang konsisten dan punya integritas sebagai uskup yang membantu masyarakat kecil dan berorientasi pada kepentingan masyarakat banyak.
"Semoga film ini mengilhami untuk kepentingan bangsa dan negara," harap Sultan.
Lebih jauh Garin mengungkapkan, biaya yang besar tersebut lebih banyak digunakan untuk pembuatan kostum agar sesuai dengan zamannya. Total pemain yang terlibat film ini sebanyak 2.775 orang. Kostum yang digunakan pun beragam mulai dari zaman Belanda, Jepang, Jawa modern, dan Jawa lama era 1940-1950-an.
Namun, bagi Garin angka Rp 12 miliar itu sebenarnya tak besar-besar amat. "Biaya tersebut lebih murah jika dibandingkan dengan film-film lain yang setaraf," ujarnya.
(mmu/mmu)











































