Untuk berperan di layar lebar, Baim harus melalui banyak proses seperti reading juga persiapan lainnya. Hal itu pun memakan waktu yang tidak sedikit. Karenanya Baim tak setuju jika bintang sinetron dibedakan.
"Saya suka mikir ketika melihat lebih sulit sinetron, karena nggak ada reading. Untuk film itu reading sebulan dua bulan. Sinetron datang pagi tiba-tiba disuruh hafalin skenario 10 lembar dalam waktu 2 menit," ujar Baim ditemui di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/5/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lebih mau buktiin nggak semua orang yang loe bilang sinetron seperti itu. Saya mencintai akting, buktiin, orang sinetron bisa melebihi," jelasnya.
(yla/yla)











































