'The Raid: Redemption' (judul peredaran di AS) meraup pendapatan total US$ 1,288,000 atau sekitar Rp 11,8 miliar. Sementara pekan lalu, film garapan sutradara Gareth Evans tersebut mengumpulkan pendapatan US$ 565 ribu atau sekitar Rp 5,1 miliar.
Jika dibandingkan dengan statistik sang pemuncak box office 'Hunger Games', sebenarnya hasil yang didapatkan 'The Raid: Redemption' cukup bagus. Menurut Box Office Mojo, Senin (9/5/2012), 'The Raid: Redemption' hanya diputar di 176 layar, sementara 'Hunger Games' diputar di 4.137 layar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil tersebut tentunya sangat membanggakan bagi Toro. Ia tidak pernah menyangka 'The Raid' akan mendapat respons sangat bagus dari penonton dalam negeri dan luar negeri.
"Nggak percaya kita berada dalam bagian di film itu. Kayak mimpi di siang bolong," ucap Toro lagi.
Saat ditanya mengenai minimnya layar yang memutarkan 'The Raid' di Amerika Serikat, Toro bilang itu adalah strategi dari Sony Pictures Classic (yang membeli hak edar The Raid). "Ada strateginya. Nggak bisa langsung disikat ribuan layar. Perlahan tiap minggu kayak 'Crouching Tiger' juga gitu strateginya," paparnya.
Sementara untuk di box office Tanah Air, 'The Raid' juga berada di peringkat pertama. Menurut Toro, film yang dirilis sejak 23 Maret itu sudah menyedot lebih dari satu juta penonton.
(ich/mmu)











































