"Saya pikir kita menghadapi abad kesulitan dalam skala global karena kita melewati semua batas-batas alam untuk bagaimana kita menciptakan makanan dan bagaimana kita menciptakan energi," ucapnya seperti dilansir Female First, Rabu (4/4/2012).
"Ini adalah abad di mana kita sebaiknya mencari tahu dan duduk bersama sebagai suatu spesies atau kita akan punah. Metafora 'Titanic' ada di sana. Kita sudah diingatkan, gunung es tepat di depan kita dan kita tidak bisa membelokkan sebuah kapal secepatnya agar tidak terbentur," papar James lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus siap dengan konsekuensinya. Itu mengapa 'Titanic' masih memiliki arti bagiku, metafora yang bagus bagi masyarakat," tambahnya.
(ich/mmu)











































