Para aktor yang berperan sebagai pasukan elite seperti Iko Uwais dan Joe Taslim diajari cara memegang senjata, disiplin militer, bahasa isyarat penyerbuan, kekompakan team, menghormati atasan, dan keamanan.
"Jadi tujuannya agar nanti dalam beradegan menguasai perilaku militer yang sesungguhnya," ucap produser 'The Raid' Ario Sagantoro kepada detikHot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat menghormati pasukan elite kita. Pasukan khusus dalam film ini tidak menggunakan identitas apapun," paparnya.
'The Raid' merupakan film kedua produksi 'Merantau Films' setelah 'Merantau' yang dirilis pada 2009 lalu. Untuk distribusi di Indonesia, film yang akan rilis pada 23 Maret mendatang itu menggunakan scoring karya Fajar dan Ogi.
Sementara film yang memiliki judul 'The Raid: Redemption' di Amerika Serikat itu menggunakan scoring dari personel Linkin Park Mike Shinoda dan Joe Trapanese untuk rilis internasional.
"Buat saya dan Gareth, versi original keren banget karena kita kerjakan bersama-sama sejak awal hingga final. Musik mereka sangat berkualitas, di banyak festival luar pun banyak mendapat pujian kritikus international," tandas Toro.
(ich/mmu)











































