Upi Avianto mengawali kariernya sebagai sutradara lewat film drama '30 Hari Mencari Cinta (2004)'. Namun mimpinya untuk mengarahkan film bergenre thriller baru terwujud delapan tahun kemudian.
Upi saat ini tengah sibuk syuting film psychological thriller berjudul 'Belenggu'. Ia sendiri yang menulis skenario film tersebut satu tahun lalu.
Menurut pengakuan sutradara 'Serigala Terakhir' itu sudah berulangkali menawarkan ceritanya itu kepada para produser. Namun tidak ada yang tertarik karena genre thriller dianggap tidak sesuai dengan pasar film Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detikhot berkesempatan ketemu Upi secara langsung di lokasi syuting 'Belenggu' di sebuah gedung tua di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Upi tampak santai dengan kaos hitam bergambar smiley dengan tulisan Nirvana di bagian depan.
Rambut pendek, sepatu boots, dan celana jeans pendek menambah kesan jika sang sutradara adalah pribadi yang easy going. Perbincangan kemudian mengalir membahas karakter dalam film 'Belenggu'.
Sederhananya, film tersebut bercerita tentang orang-orang yang terbelenggu dengan masa lalunya. Karakter-karakter dalam film tersebut akhirnya membuat lingkaran yang sama, dan akhirnya menghubungkan satu sama lain yang berujung pada dendam yang harus dibalas.
Karakter Elang akan diperankan oleh Abimana (Catatan Harian si Boy, Republik Twitter). Dia adalah pemuda yang kikuk, kaku, penyendiri, anti sosial dan seperti punya masalah yang ada di pikirannya.
Sementara Laudya Chintya Bella berperan sebagai tetangga Elang bernama Djenar. "Djenar ini seperti orang yang selalu depresi, ketakutan dan punya masalah di hidupnya. Dia selalu punya ketakutan sama suaminya, tapi kita nggak pernah tahu apa sih sebenernya masalahnya," ungkap Upi memberi sedikit bocoran.
"Si Elang itu juga karakternya juga mengetahui sesuatu, ada beberapa orang dalam bahaya, tapi dia nggak bisa menjelaskan apa bahaya itu," tambahnya.
Belenggu memulai syuting pada 18 Februari, dan dijadwalkan selesai pada 18 Maret mendatang. Rencananya, 'Belenggu' akan dirilis pada pertengahan 2012.
(ich/ich)










































