Francis Coppola Menyesal Bikin Sekuel 'The Godfather'

Francis Coppola Menyesal Bikin Sekuel 'The Godfather'

- detikHot
Rabu, 23 Nov 2011 07:05 WIB
Francis Coppola Menyesal Bikin Sekuel The Godfather
Jakarta - Film 'The Godfather' yang dibintangi Al Pacino disebut-sebut sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa, dan lebih baik dari versi aslinya. Namun, ada yang disesalkan sang sutradara, Francis Coppola.

Ia menyesal membuat 'The Godfather II' yang menurutnya tidak cukup bagus. Sekuel film tersebut juga mengejutkan para penggemar film mafia itu, dan membuat Coppola menjadi sasaran kritik.

"Seharusnya memang hanya ada satu (film)," ujar sutradara berusia 72 tahun itu seperti dilansir TMZ, Rabu (23/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'The Godfather' pertamakali difilmkan pada 1972 silam dengan menampilkan aktor Marlon Brando, Al Pacino, James Caan, dan Robert Duvall. Biasanya, film pertama dianggap selalu lebih bagus dari sekuelnya, meskipun yang terakhir ini lebih sukses mendapat Oscar.

'The Godfather II' yang dirilis pada 1974 mendapatkan 6 Piala Oscar, termasuk penghargaan kategori Sutradara Terbaik yang diterima Coppola selama kariernya. Marlon Brando yang berperan sebagai Vito Corleone di 'Godfather I' juga mendapatkan Oscar sebagai Aktor Utama Terbaik, dan Robert De Niro sebagai Aktor Pendukung Terbaik di 'Godfather II'.

Ketiga seri film 'The Godfather' menampilkan grafik kehidupan Michael Corleone (Al Pacino) dari pahlawan Perang Dunia Kedua, menjadi kepala gangster. Yang ironis, Al Pacino justru tidak pernah mendapatkan pengakuan dari ajang Academy Awards tersebut.

Seri ketiga 'The Godfather' dirilis 16 tahun setelahnya. Tetapi film itu justru dianggap tak lebih baik dari dua film sebelumnya, meskipun tetap mendapat 7 nominasi Oscar.

Bintang 'The Godfather II' Frank Sivero yang memerankan penasehat Vito Corleone percaya jika Coppola membuat kesalahan. Ia mengatakan, The Godfather I dan II sebagai mahakarya, tapi tidak untuk seri terakhirnya.

"Yang ketiga, aku tak berpikir jika melakukan adegan seperti di novel. Itu lebih Hollywood, dan dua lainnya lebih manusiawi," kritiknya.


(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads