Lake Bell Tak Keberatan Telanjang di 'How to Make it in America'

Lake Bell Tak Keberatan Telanjang di 'How to Make it in America'

- detikHot
Selasa, 22 Nov 2011 11:25 WIB
Lake Bell Tak Keberatan Telanjang di How to Make it in America
Jakarta - Serial 'How to Make it in America' sudah memasuki musim kedua. Masih bercerita tentang Ben dan Cam yang mengejar mimpi di New York, Amerika serial itu akan mulai tayang 8 Desember mendatang di HBO Signature.

DetikHot berkesempatan mengobrol dengan Lake Bell, pemeran Rachel Chapman. Rachel adalah kekasih Ben Epstein (Bryan Greenberg) yang terus menerus putus-nyambung.

"Di season kedua Rachel akan lebih aktif, meskipun ia sedikit ceroboh tapi kali ini Rachel lebih liar, konyol, dan bahkan seperti seorang idiot," papar Lake kepada detikHot melalu telepon, Selasa (22/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perempuan yang telah bermain di 29 judul film dan serial itu mengaku senang bisa terus bermain sampai season kedua. Bagi Lake yang juga bermain dalam 'No String's Attached' dan 'What Happen in Vegas', pemeran dalam serial tersebut sudah dianggapnya seperti keluarga.

"Aku senang bisa menjadi bagian dari keluarga ini. Lagi pula ceritanya seperti dalam kehidupan nyata, sehingga aku tak keberatan menjadi pemeran reguler," sambung sahabat Cameron Diaz itu.

Di luar akting, Lake dikenal sebagai sosok yang seksi. Ia pernah menduduki posisi 32 dalam perempuan paling hot 2008 versi majalah Maxim. Saat ini beredar kabar kencang Lake akan tampil topless atau bahkan telanjang di 'How to Make it in America'. Benarkah?

"Ya, tetapi telanjang bukan sesuatu yang menggangguku. Meskipun adegan itu pasti akan beredar luas di internet dan menjadi sebuah eksploitasi, aku tak keberatan. Karena adegan itu masuk dalam cerita seperti dalam dunia nyata, sama sekali tak ada eksploitasi," papar Lake.

Berakting di banyak judul film dan serial, menulis, menjadi sutradara, dan sesekali menjadi model, apa arti sukses untuk Lake?

"Sukses tak bisa diukur begitu saja, sukses adalah beberapa hal yang berbeda. Bukan hanya masalah bakat, tetapi juga bakat dan keberuntungan. Kenal dengan orang, mengambil kesempatan, dan tahu waktu yang tepat bisa menjadi sukses tersendiri," pungkasnya.


(ast/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads