"Ekspektasi saya 1 juta penonton. Karena ini film baik ya, dikerjakan dengan cinta," ucapnya saat jumpa pers di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2011).
Menurut Shanty, film 'Sang Penari' dibuat dengan proses yang panjang dan cukup melelahkan. Penulisan skenario sendiri dibuat sejak November 2008 oleh Salman Aristo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latar cerita dalam film tersebut terjadi di sebuah desa miskin Jawa Tengah pada pertengahan 1960-an. Seorang tentara muda bernama Rasus (Oka Antara) jatuh cinta pada Srintil, seorang gadis yang memiliki daya magis dalam tariannya.
Namun sang penari ronggeng lebih memilih terhanyut pada dunianya untuk menjadi perempuan sejati. Hal itu pula yang membuat Rasus memilih untuk meninggalkan kampungnya untuk menjadi tentara. Ia lalu kembali, dan memperjuangkan kekasihnya itu bebas dari pilihan menjadi penari ronggeng.
'Sang Penari' juga menggambarkan kondisi ekonomi dan politik di era 60-an hingga 70-an, di mana saat itu banyak warga tak bersalah yang dibunuh militer. Film arahan sutradara Ifa Isfansyah itu dibintangi oleh Prisia Nasution, Slamet Rahardjo, Dewi Irawan, Landung Simatupang, dan Hendro Djarot.
(ich/yla)











































