Anjas mengungkapkan, konsep 'Upin & Ipin' dibuat oleh sineas Indonesia. Sayangnya, saat itu tidak ada produser lokal yang berminat menggarapnya.
"Karena jangka waktunya sangat panjang, pembuatannya akhirnya dijual ke Malaysia," ujarnya saat ditemui di acara jumpa pers film 'Setannya Kok Masih Ada?' di Plaza FX, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya pangsa pasar film animasi luas sekali," tuturnya.
(hkm/hkm)











































