"Itu melebihi ekspektasi saya. Waktu film itu diputar di Midnight Madness Toronto Film Festival, saya, Joe Taslim sama Gareth sambil sikut-sikutan. Dapat penghargaan, dan ulasan bagus dari media sana, Ini kayak mimpi," ujarnya dengan wajah berbinar kepada detikhot saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2011).
Mungkin tak banyak yang tahu nama Iko Uwais sebelum dirinya membintangi 'Merantau' pada 2009 lalu. Namun setelah Iko menunjukkan kemampuan silatnya di film tersebut, ia seakan menjadi idola baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penonton yang di hari kedua di festival film itu terkenal gengsi ngasih applause atau pujian. Tapi pas nonton (The Raid) kita dapet sambutan yang meriah. Saya mulai dari hari pertama sampai nggak enak makan mikirin gimana reaksi penonton," paparnya.
Bersama Yayan Ruhiyan, Iko membuat hampir seluruh koreografi silat dalam film 'The Raid'. Yang menjadi tantangan, tiap jurus silat dalam adegan dibuat berbeda-beda dengan hanya waktu tiga bulan.
Kira-kira, ada berapa jurus silat dalam adegan yang Iko ciptakan?
"Wah, nggak kehitung. Yang jelas itu tantangan terberat buat saya. Tapi berkat bantuan Yayan dan Gareth, Alhamdulillah," tandasnya.
Rencananya, 'The Raid' akan dirilis di bioskop Indonesia pada Januari 2012.
(ich/hkm)











































