"Karena film ini sebagian besar syuting di perairan laut, rawa-rawa juga," ucapnya saat jumpa pers di Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Rabu(14/9/2011).
Arifin melanjutkan, ada beberapa kejadian menegangkan selama proses syuting berlangsung. Saat perjalanan menuju lokasi di tengah laut, mesin perahunya sempat mati. Padahal, ombak di laut tersebut cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berperan sebagai tentara perbatasan, aktor berdarah Jerman itu juga sempat latihan militer bersama para tentara Indonesia. Arifin diajari bagaimana cara menggunakan senjata, dan yang paling penting menerapkan kedisiplinan.
"Makan, mandi, tidur bareng tentara, push-up, sit-up, latihan menembak, belajar menyelam, berenang, semua yang berurusan dengan tentara kita pelajari. Setelah 8 hari ya lumayan," paparnya.
'Badai di Ujung Negeri' mengangkat sisi lain dari tentara yang menjaga perbatasan yang jarang terekspos. Proses pengambilan gambar sebagian besar dilakukan di Pulau Bintan selama empat bulan sejak Oktober 2010.
Selain Arifin Putra, bintang-bintang lainnya adalah Astrid Tiar, Yama Carlos, Edo Borne, dan pelawak Jojon yang memainkan peran antagonis. Rencananya, film karya sutradara Agung Sentausa itu akan dirilis pada 29 September mendatang.
(ich/ich)











































