Dilansir Aceshowbiz, Selasa (5/7/2011), para petinggi 20th Century Fox puas dengan hasil yang didapatkan film garapan sutradara Matthew Vaughn itu. Setelah satu bulan dirilis di seluruh dunia, 'X-Men: First Class' meraup U$$ 335 juta. Sang sutradara pun tertarik untuk membuat film lanjutannya.
"Aku punya beberapa ide sebagai pembuka untuk film selanjutnya. Akan sangat menyenangkan jika film itu dibuka dengan pembunuhan (Presiden) Kennedy, dan kami akan mengungkap kalau peluru tersebut sebenarnya dikendalikan oleh Magneto," ujar Matthew.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita tersebut mengambil latar 1960-an ketika Xavier dan Magneto masih berteman baik. Mereka bekerjasama dengan mutan lainnya untuk melawan Armageddon.
Sebagian besar pengambilan gambar untuk 'X-Men: First Class' dilakukan di Inggris. Film dengan biaya US$ 120 juta atau sekitar Rp 1 triliun itu adalah bagian pertama dari trilogi terbaru 'X-Men'.
(ich/nu2)











































