"Karena masalah gender, perempuan bisa disingkirkan. Kan jadinya membuat tokoh saya jahat dan sebagai pemberontak," tuturnya saat ditemui di Planet Holywood, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2011).
Dalam film yang dirilis pada 1 Juli 2011 itu, Happy diceritakan tersingkir dari daftar ahli waris perusahaan ayahnya hanya karena dirinya seorang perempuan. Happy pun kemudian tidak terima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, jahat itu punya alasan. Menurut saya jahat itu tidak tiba-tiba, saya pun kalau jadi Gita mungkin bisa begitu juga (jahat)," tutupnya seraya tertawa.
(kmb/yla)











































