Seperti pers rilis yang diterima detikhot, Kamis (5/5/2011), tercatat 32 komunitas film yang hadir dalam Festival Film Solo. Di antaranya, Jaling Sulteng dari Palu, Sinema 60 Jakarta, Kineklub UMM dari Malang, Ammatira dari Jepara, Lensacreatiffilm dari cianjur, 12.9 AJ Kineklub dari Sleman DIY, Cinematography UNPAD Bandung, HMJ Padang Panjang, Klun Kajian FFTV-IKJ.
Ricas CWU Direktur Festival Film Solo dalam sambutannya mengatakan FFS merupakan sebuah wadah untuk menampung berbagai karya film fiksi pendek yang saat ini belum terwadahi lewat festival film yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengelola Gedung Kesenian Solo, Joko Narimo dalam sambutannya mengatakan ajang FFS juga merupakan wadah para sineas dan penikmat film untuk berpesta.
"Mari kita bersenang-senang dan berpesta dengan menyaksikan film fiksi pendek di FFS," katanya.
Sementara itu, Kamis (5/5/2011) akan diputar 17 film, yakni 'Kotak Amal Ramadhan', 'Say Hello o Yellow', 'Pigura', 'Cinta', 'Kudalaut', 'Marni', 'Gang Seribu', 'Gara-gara Bendera', 'Wrong Day', 'Wawah dan Wati', 'Kenang dan Kenangan', 'Lifeless Love', 'Love is (not) Blue', 'Nyanyian Para Pejuang Sunyi', 'Kodrat Kuadrat', 'Territorial Pissings' dan 'terakhir Bermula Dari A'.
(hkm/hkm)











































