Setelah dua tahun lalu presenter kelahiran Jakarta 8 Mei 1982 itu menjajal kemampuan aktingnya, tahun ini giliran ia menerima tawaran untuk berkarya di belakang layar film.
"Dua tahun lalu aku jadi pemain dalam LA Lights Indie Movie, dan tahun ini aku ditawari untuk jadi sutradara. Aku pun tertarik karena punya tantangan sendiri. Aku ingin menghabiskan dunia aku di sini," ungkapnya saat ditemui di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kali ini kompetisinya ada temannya, Love and Passion. Pemaknaannya lebih universal dan cinta bisa ke mana saja," ujarnya.
"Sebenernya tema ini sangat bertolak belakang dari keinginan aku. Karena, aku maunya bikin film thriller. Menurut aku tema cinta rada melow. Tapi karena tema sudah ditentukan aku pun harus ikut aturan," paparnya.
(nu2/mmu)











































