Bahkan, Hanung tidak tahu film tersebut mendapat protes. "Diprotes? Masa sih? Wah saya malah nggak tahu tuh kalau film itu diprotes," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (15/4/2011).
Menurut Hanung, hal tersebut tak menjadi permasalahan yang berarti baginya. Yang terpenting baginya adalah tugas membuat film tersebut telah selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 100 orang dari FPI menggelar demonstrasi di Kantor Harian Republika, Warung Buncit, Jakarta Selatan. Massa berkumpul di lapangan parkir harian tersebut, Jumat (15/4/2011). Mereka membawa poster yang bertuliskan 'Stop Film ?'. Selain itu mereka juga membawa spanduk bertuliskan 'Stop film yang merusak akidah'.
(hkm/hkm)











































