Namun banyak pertimbangan hingga Ratna mengeluarkan tulisannya dalam bentuk novel terlebih dahulu. Di antaranya ia ingin banyak bercerita soal fakta-fakta kerusuhan Ambon tahun 1999.
"Tidak mungkin saya langsung sajikan di film yang cuma 1,5 jam. Akan banyak yang harus dijelaskan soal fakta-fakta," kata Ratna saat berbincang dengan detikhot di peluncuran novel perdananya yang berjudul 'Maluku, Kobaran Cintaku' di Plasa Teater Jakarta, Jumat (11/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini belum banyak persiapan yang dilakukan Ratna untuk filmnya. 'Maluku, Kobaran Cintaku' baru sampai tahap penulisan skenario dan pembentukan tim produksi.
"Rencananya film, dan masih akan film. Buku dulu karena masyarakat Indonesia harus tahu dulu kenapa?" kata Ratna.
(ebi/mmu)











































