"Melegakan. Karena daripada kita tetap jadi juri, tapi harus memilih hanya film pilihan. Sementara kita menganggap ada film lain yang bagus," jelas Jujur saat berbincang dengan detikhot melalui telepon Kamis (2/12/2010).
Film lain yang dianggap bagus itu adalah 'Sang Pencerah'. Layar lebar garapan Hanung Bramantyo tersebut memang tidak masuk dalam daftar film yang lolos seleksi FFI 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih menunggu suratnya nih," imbuh pria yang dikenal sebagai penulis skenario itu, salah satunya 'Ada Apa Dengan Cinta?'.
Pria kelahiran Salatiga, 30 Juni 1960 itu bisa menerima pemecatan yang dilakukan Komite Festival film Indonesia. "Artinya dari kacamata pemberi kerja, kita mbalelo," ujarnya.
Dalam perbincangan dengan detikhot, Koordinator Pengarah KFFI Deddy Mizwar mengatakan pemecatan dilakukan karena dewan juri bekerja di luar kelaziman yang bisa diterima Komite Festival Film Indonesia. Seharusnya dewan juri hanya menilai 10 film yang sudah diloloskan Komite Seleksi dan tidak menambah film lain di luar itu. (eny/eny)











































