"Kalaupun ada sesuatu, saya yang akan menentang keras pertama kali," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung Perfilman Nasional, Jakarta, Selasa (16/11/2010).
Kesalahan yang dimaksud tak lain mengenai jumlah film yang lolos seleksi hanya delapan. Padahal, menurut buku pedoman komite seleksi mestinya meloloskan sedikitnya 10 film, dan paling banyak 15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memang merasa itu kesalahan . Dalam hal ini Komite FFI yang memiliki kesalahan terbesar. Saya yakin baik Komite FFI maupun Komite Seleksi saya rasa guilty feeling," ujar Deddy.
Disinggung soal sanksi, Deddy mengatakan, "sanksinya (kesalahan) ini tercatat dalam sejarah FFI dan tidak bisa dihapus."
(eny/ebi)











































