"Kita bikin film murah nggak apa-apa, tapi jangan murahan, dalam arti ide dan ceritanya," ujar Vino saat ditemui di Pejaten Village, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/2010).
Menurut Vino, paling tidak film tersebut punya sesuatu yang bisa dijual. "Tapi bukan cuma ngejual orangnya aja," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Temanya sih mulai beragam, tapi kadang mikirnya efek balik keuntungannya itu lebih besar daripada kualitasnya sendiri," kritik Vino lagi.
(eny/eny)










































