"Pada 3 Desember untuk pengumuman nominasi. 17 Desember penganugerahan Piala Citra FFI 2010," kata Ketua FFI Niniek L Karim dalam konferensi pers di Blitzmegaplex, Pacific Place, Jakarta, Selasa (4/5/2010).
Panitia optimistis FFI akan tetap sukses meski mendapatkan kendala. Niniek merujuk pada FFI Agustus 2009 yang tetap berlangsung meski ditolak. Panitia terus berusaha mengakomodasi kepentingan semua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
terakomodasi filmnya itu lepas dari komite dan di luar dari kami, karena semua
diputuskan juri," jelas perempuan kelahiran 14 Januari 1949 itu.
Menanggapi makin banyaknya festival film selain FFI, Niniek santai saja. Maraknya festival film diharapkan justru akan makin mendorong kreativitas insan film.
"Berantem itu sebagai bunga-bunga interaksi, itu proses menuju satu kesepahaman. Lagian kalau kooperatif terus itu bertentangan dengan kreativitas," kata peraih Piala Citra untuk film 'Ibunda' tersebut.
Protes keras atas FFI dilakukan sejumlah sutradara dan artis yang tergabung dalam Masyarakat Film Indonesia (MFI). Para sutradara antara lain Riri Reza, Mira Lesmana, Rudi Soedjarwo, dan Hanung Bramantyo menilai penjurian FFI yang saat itu memenangkan 'Ekskul' sebagai film terbaik, janggal. Pasalnya 'Ekskul' dinilai melakukan pelanggaran hak cipta dalam penggunaan ilustrasi masuk film.
(iy/eny)











































