"Saya dibayar besar bukan karena saya seperti bom seks. Bukan karena saya mau buka bra, saya dibayar mahal. Tapi memang keartisan saya yang diperhitungkan. Saya kan bukan artis karbitan," ujar Andi yang mengaku sudah 15 tahun bergelut di dunia film itu.
Diakui Andi, film terbarunya itu memang sangat mengedepankan segi komersil. Meski begitu, ketika berakting, ia mengaku tetap mempertahankan kualitasnya dan tidak sembarangan melakoni berbagai macam adegan, termasuk adegan syur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai larangan MUI, Andi mengaku lelah mengapa sering sekali filmnya terkena masalah. Padahal, ia tidak pernah bertujuan membuat sensasi.
Ia pun meyakini pencekalan MUI tersebut bukan bagian dari promo film yang sengaja dibuat. "Produser tidak mungkin pakai cara seperti ini. Tapi kalau di film-film yang lalu mungkin. Ya, film yang lalu juga banyak tidak berhasil," ungkapnya.
(eny/eny)











































