Riri Riza, sutradara 'Laskar Pelangi' yang juga melakukan aksi walkout menolak pengesahan RUU Perfilman. Riri menganggap RUU tersebut sangat membatasi sineas untuk bebas berkreasi.
"Pemerintah tidak perlu memberikan regulasi untuk film seperti selama ini," ujar sutradara yang dalam waktu dekat ini akan merilis 'Sang Pemimpi' saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Film yang dibikin untuk memenuhi kuota hanya akan melahirkan film yang tidak bermutu saja," jelasnya.
Riri pun merasa sangat pesimis UU Perfilman bisa berjalan dengan baik. Ia dan sineas lain pun siap untuk menempuh jalan lain untuk bisa mengubah UU tersebut.
"Enam bulan tidak ada hasil kami akan mengajukan yudicial review," pungkasnya. (hkm/hkm)











































