Demi perannya, pembetot bass band Club Eighties itu banyak berkorban.
Peran yang diberikan sang sutradara kepada Vincent memang cukup menantang. Ia
harus berperan sebagai pria yang punya kelainan di mata.
"Loe bayangin aja gue disuruh jalan di sawah setapak pakai mata jereng. Beberapa
kali gue jatuh di situ. Gue berkorban banget," ujar Vincent ditemui di Planet
Hollywood, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
peran tersebut dirasa Vincent susah namun ia harus melakukannya dengan tuntutan
karir.
"Gue sih pertamanya emang kaget tapi karena udah biasa jadi biasa aja. Gue mau
profesional aja," jelas Vincent.
(kee/kee)











































