"Saya pun ingin jadi peran utama tersebut, seperti Sean Connery makin tua makin jadi," ujar pemeran Teuku Umar di 'Tjoet Nja Dhien' itu saat ditemui di Gedung Film, Jl. MT. Haryono, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2009).
Sayangnya budaya industri film Indonesia sangat berbeda dengan budaya industri film di Eropa atau Amerika. Menurut Slamet, aktor yang berpengalaman punya tempat yang istimewa di sana. Jadi tak heran aktor-aktor berusia tua seperti Sean Connery masih beraksi sebagai bintang utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Slamet Rahardjo Djarot memulai karirnya sebagai aktor pada 1972 di film 'Wajah Seorang Laki-laki'. Namanya meroket setelah sukses membintangi salah satu film yang dikenang 'Badai Pasti Berlalu' pada 1977 silam.
(hkm/hkm)











































