Main Stage

Syahravi Potret Rasa Cemas dalam You You You

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 21 Sep 2020 14:36 WIB
Syahravi saat berkunjung ke kantor detikcom.
Syahravi mengeluarkan single You You You. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Syahravi Dewanda belum lama ini mengeluarkan lagu berjudul You You You. Lagu itu sekaligus menjadi single pertama yang dia keluarkan setelah Body Language.

Ketika berkunjung ke kantor detikcom, Syahravi mengatakan You You You bercerita mengenai kecemasan yang kerap dirasakan seseorang ketika menjalani sebuah hubungan.

Akan tetapi, lewat lagu itu, Syahravi sekaligus ingin memberikan pengingat pada para pendengarnya agar tidak perlu terpaku pada rasa cemas tersebut.

"Sebenarnya lagu You You You ini ngomongin insecurity dalam relationship. Mungkin kita beberapa kali pernah merasakan perasaan yang bikin kita bertanya-tanya, kok dia kayaknya bete ya, kok dia kayaknya sudah nggak tertarik lagi ya," ungkap Syahravi pada detikcom.

"Nah, You You You itu ngingetin kita jangan insecure, karena dalam hubungan itu yang kerja ada dua orang," sambung dia.

Menurut Syahravi, dirinya sengaja mengangkat perihal perasaan cemas karena dirinya kerap mengalami hal itu.

"Insecurity ini sesuatu yang biasa terjadi tapi nggak terlalu banyak yang ngomongin soal itu. Gue juga orangnya memang insecure-an sih. Gue memang sering banyak mikir, gue cukup apa nggak ya?" tutur dia.

Syahravi saat berkunjung ke kantor detikcom.Syahravi saat berkunjung ke kantor detikcom. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT

Syahravi telah menulis lagu itu pada penghujung 2019, hanya saja proses penggarapannya baru dimulai pada Februari 2020.

Oleh karena itu, dirinya pun sempat merasakan pengerjaan lagu dari rumah di masa pembatasan berskala besar (PSBB) demi menanggulangi penyebaran virus Corona (COVID-19).

Menurutnya, mengerjakan segala sesuatu dari rumah merupakan salah satu tantangan terbesar dalam proses penggarapan lagu itu. Namun dirinya mencoba segera beradaptasi dengan keadaan.

"Pembuatan musik itu sebenernya banyak tergantung pada human interaction, rasa, itu kan kita nggak bisa dapetin, semuanya jadi online, jadi mungkin itu tantangan terbesarnya sih," ungkap Syahravi.

Terlebih waktu itu gue masih lumayan belajar work flow-nya. Gimana caranya gue mesti jagain supaya pesan lagunya tetap kesampean," sambung dia.

[Gambas:Youtube]



(srs/dar)