Bandung Jadi Kota Favorit Incognito di Indonesia

Main Stage

Bandung Jadi Kota Favorit Incognito di Indonesia

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 04 Jan 2017 14:35 WIB
Bandung Jadi Kota Favorit Incognito di Indonesia
Foto: Dyah Paramita Saraswati
Jakarta - Band jazz dengan lagu hits antara 'Don't You Worry 'Bout a Thing' dan 'Still a Friend of Mine', Incognito menyebut Bandung sebagai salah satu kota favorit mereka di Indonesia. Itu sebabnya, mereka begitu senang ketika mendapat kesempatan untuk manggung di Trans Convention Center pada malam pergantian tahun 2017 lalu.

"Mungkin ini akan terdengar seperti menjilat, namun Bandung adalah salah satu kota yang saya sukai," ujar salah satu personel Incognito, Jean Paul 'Bluey' Maunick pada sebuah wawancara ekslusif dengan detikHOT di Bandung.

Ia pun bercerita mengenai alasan dirinya begitu menyukai kota yang dijuluki Paris-nya Jawa itu. "Bandung adalah kota yang cukup spesifik untuk kami. Udara yang menyenangkan, menunggang kuda, kebun teh, berjalan kaki di kota ini, saya merasa nyaman di kota ini," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, yang lebih penting bagi Bluey adalah pengalaman dan orang-orang yang ia kenal. "Saya memiliki banyak pengalaman di sini, mulai dari tidur di hotel hingga di apartemen kecil, semuanya berkesan," cerita personel dari band jazz asal Inggris ini.

Selain Bandung, Bluey pun mengaku memiliki beberapa kota favorit lainnya di Indonesia. "Saya suka Surabaya. Saya suka makanan pedas yang ada di sana," ujarnya.

"Saya juga pernah pergi ke Jawa Tengah, ke Borobudur," tuturnya mengisahkan pengalamannya. "Saya pergi ke sana menjelang matahari terbit. Hanya ada kurang dari lima orang pergi bersama kami. Kami menonton matahari terbit, kami berbicara banyak hal," ceritanya.

Bluey melanjutkan, "Mereka berceerita pada saya mengenai hal-hal spiritual dan saya bercerita tentang hidup saya. Hal-hal seperti ini yang selalu membuat saya ingin kembali."

Tak hanya itu, Bluey pun mengungkapkan kekagumannya pada Bali. "Bali juga tempat yang benar-benar spesial," ujarnya.

"Di tempat ini kita benar-benar bisa melepaskan diri kita dan merasa tenang. Tempat saya dapat merasa begitu spiritual. Bukan spiritual dalam agama tertentu, namun merasa spiritual sebagai manusia, mengenai hati manusia, kondisi manusia, dan merayakan keberadaan Tuhan di tengah-tengah kami," papar Bluey.

(srs/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads