Musikimia sendiri tak mau dipusingkan dengan pertanyaan tersebut. Bagi mereka, biar masyarakat yang menilai dan Musikimia hanya menjalankan tugasnya sebagai musisi.
"Tugas kita taruh pada tempatnya, kerjakan dengan baik. Mendengar lagi YouTube, ya banyak mirip dan nggak sama sekali. Ada bicara musikal, emosi dan biarkan mereka bicara. Ya nggak mau harus beda, secara pribadi adalah bagian penting sebagai musisi," ungkap Fadly kepada detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara pribadi yang pernah lakukan adalah sekarang mendapat booster lagi, dapat magic. Kayak bikin album pertama lagi saat berumur 23 tahun. Merasa muda lagi yang ingin jadi musisi lagi," jelas Fadly.
Rasa sama juga dirasakan oleh Yoyo. Di mana Musikimia seperti sebuah wadah untuk menyalurkan energi yang sempat menghilang.
"Jadi 2009-2010 itu lagi semangat-semangatnya bikin lagu tapi nggak tersalurkan. Sebagai musisi pengen lagunya didengarkan. Musikimia adalah wadah saat itu, yang bisa memungkinkan lagu-lagu diakomodir," pungkas Yoyo. (fk/mmu)











































