Hal itu dialami oleh Rika Alfiany alias Teens Rika yang ditunjuk 'paksa' oleh ke-8 personel Teenebelle lainnya. Pahit-manis menjadi pemimpin girlband pun dirasakan Teens Rika sejak terbentuk Juni 2014 lalu.
"Waktu itu kita lagi latihan. Terus ditanyain mau pilih siapa leader-nya. Mereka barengan pilih aku. Jadi, Yasudah deh," ungkap Teens Rika kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dibilang kutukan, ya ada kutukannya. Kaya aku diminta untuk bisa membawa atau mengarahkan Teenabelle. Tapi ada baiknya juga, aku jadi belajar untuk mengayomi adik-adik ini," tambah Rika seraya tertawa.
Setelah terpilih menjadi pemimpin, Rika lantas harus melakukan pendekatan kepada semua personel. Mengenal lebih baik seluruh personel agar dapat menengahi bila terjadi masalah.
β"Mereka ini sifatnya semua beda-beda. Jadi aku harus mengenal satu-satu.
"Walaupun masih ada yang susah terbuka. Awkward momennya juga banyak sih awal-awal. Tapi kita sering ngobrol juga di luar kerjaan, pergi bareng," timpalnya lagi.
Meskipun cukup melelahkan, ternyata Teens Rika cukup berhasil.
Simak Juga: Misi Vidi Aldiano Ciptakan Single 'Luar Biasa'
"Berjalannya waktu, Rika menjadi leader yang baik kok. Dia juga ibu yang baik untuk anak-anak," tambah Paulina Kurniawan Putri alias Teens Olin.
"Dia itu orangnya cablak banget. Jadi waktu kita masih kaku, karena dia bercanda jadi ngalir aja. TIba-tiba sudah keplak-keplakan, udah ketawa bareng," tutup Krista Natai Markus alias Teens Kikies.
Cerita tentang Teenebelle masih berlanjut. Ada cerita bagaimana mereka membagi waktu dengan sekolah, serta trik girlband pelantun 'Tersenyumlah' itu menghadapi perpecahan. Simak terus di detikHOT ya!
(mif/mmu)











































