Sejak tahun 1992 silam, /rif bisa dikatakan konsisten dengan jalur hard rock. Jika berkiblat pada musik dunia, ada grup AC/DC yang senantiasa menelurkan 'sound' yang sama sepanjang 42 tahun.
Akan tetapi, apakah di luar panggung para personel /rif, Andy, Jikun, Ovy, Teddy dan Maggi pun menjalankan 'amanat' rock?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"βKalau ditanya seperti itu, saya melihatnya dari seberapa jauhkah petualangan /rif. Jawabannya adalah sangat jauh. Walaupun sekarang, semuanya yang ada di /rif sudah tidak lagi seperti awal dulu, terutama kelakuan. Sekarang kami punya keluarga yang ditinggalkan di rumah," tambah Jikun.
Satu yang menarik dari para rockers Bandung itu adalah prinsip mereka untuk bertanggung jawab atas narkoba dan obat-obatan terlarang. Band pelantun hits 'Bunga' itu memegang teguh prinsip tidak menggunakan narkoba untuk berkarya.
"Ketika kami berkarya selalu dalam keadaan sehat, selalu seperti itu dari album pertama sampai ke-9. Kami tidak pernah dalam pengaruh apapun. Setelah itu mau pakai, ya silakan saja. Karena jujur saja, secara pribadi, tidak ada drugs apapun yang cocok untuk saya bekerja," tegas Andy.
"Sebetulnya kami juga takut. Karena jika memang benar bisa menjadi pendorong, malah ketagihan kan. Sebelum kerja cari dulu. Lebih baik untuk tidak memulai," tambah gitaris Ovy.
Panjang lebar membagi kisah serta membocorkan rahasianya, /rif masih punya satu lagi untuk diceritakan kepada detikHOT. Apa itu? Ikuti terus di detikHOT!
(mif/mmu)











































