Para personel lain tak menutupi kemunculan Daeztyne membuat mereka lebih bisa bereksplore atau setidaknya mencoba-coba sentuhan musik lain. Meski pun, perubahan konsep sudah terasa sejak personel mereka sudah menghilang.
"Dari Riri keluar ya memang berubah. Pas Achi biola harus keluar ya memang pas Melly keluar mau nggak mau kehilangan vokalis itu orang di depan," ucap sang drumer, Adis saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya saat perubahan konsep, SHE melewati masa-masa transisi untuk beradaptasi. Proses tersebut pun disebutkan sampai saat ini masih berjalan.
"Sampai saat ini kita masih dalam transisi. Kita nggak bisa keluar dari pop-nya SHE. Tapi mudah-mudahan suara Daeztyne justru bisa membuat kita lebih berwarna dari dulu kita yang cewek banget," ungkap Yayo.
Proses transisi tersebut terasa dengan mau tidak mau-nya SHE yang harus membuat materi baru. Di mana memang lagu baru nanti harus menyesuaikan dari karakter vokal Daeztyne.
"Ya sekarang kita bikin materi baru. Karena materi lama nggak ada yang cocok. Ya kita sama-sama adaptasilah, dan memang harus berkembang," jelasnya.
Kemunculan Daeztyne ternyata cukup berpengaruh ke warna dari SHE sendiri. Melihat hal tersebut Daeztyne pun sempat merasakan kesulitan. Seperti apa prosesnya? Simak terus Main Stage detikHOT hari ini.
(fk/mmu)











































