Grup musik rock The Fly santer terdengar namanya di akhir 90-an. Karakter mereka yang kuat dan berbeda dari band rock kebanyakan saat itu, membuat nama The Fly mampu bertahan.
Saat itu, ada Kin, Bjah, Levy dan Adith yang tampil pertama kali ke permukaan. Namun seiring berjalannya waktu, band yang terlahir sejak tahun 1994 dari lingkungan kampus Trisakti itu kandas juga.
Enam album berhasil dirilis hingga 2012 dan selanjutnya single demi single dikeluarkan The Fly yang hari ini tersisa tiga orang sejak gonta-ganti vokalis. Bjah hengkah pada 2005, berganti Firman alias Gian pada 2007 dan sayangnya Firman bukanlah yang terakhir setelah The Fly kembali merekrut vokalis baru pada 2011 bernama Tedy. Hanya dua tahun sebelum akhirnya Tedy pun keluar dari The Fly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak gue vokalis 2013 kemarin, The Fly lebih bebas. Dulu karena ada lead vocal, mau featuring gitu agak susah. Setelah gue berpikir kolaborasi, orang pertama yang ada di kepala gue adalah Rio," ungkap Kin saat bertandang ke kantor detikHOT tanpa kibordis mereka, Adith, yang berhalangan.
"Karena dulu gue sama Rio sudah ada kerjasama. Gue dulu vocal coach untuk mini album solonya Rio, tapi nggak jalan. Padahal saat itu sudah rekaman. Dari situ kita nyambung untuk kolaborasi ini. Awalnya kita mau daur ulang 'Pelangi Semu (single pertama The Fly, 1997)'. Tapi kemudian muncul ide segar untuk bikin lagu baru 'Indah Pada Waktunya'," sambung Kin.
Puluhan film yang dibintanginya sebagai aktor, tidak lantas membuat Rio Dewanto 'tenang' dalam proyek musik ini. Sebab, 'Indah Pada Waktunya' adalah proyek musik pertama yang dilakoni secara profesional.
"βAwalnya deg-degan, The Fly band idola gue waktu grow up di 90-an dulu. Cuma gue punya prinsip, bahwa antara aktor dan penyanyi itu satu sinergi. Sama Mas Kin juga sudah nyaman, gue benar-benar di-direct untuk lagu ini," jelas bintang film 'Cinta Selamanya' itu yang juga turut hadir.
"Ini hobi gue. Ketika lo tahu hobi lo bisa disalurkan dengan baik, kenapa nggak. Walaupun gue tahu suara gue pas-pasan," tutup Rio lagi sembari tertawa.
Kolaborasi The Fly bersama Rio Dewanto di atas adalah pembuka untuk rubrik 'Main Stage' detikHOT hari ini. Ya, The Fly akan dikupas tuntas seharian penuh, mulai dari proyek terbaru sampai bayang-bayang masa lalu. Ikuti terus ya! (mif/mmu)











































