Drama tersebut dibuka saat memasuki 2011 lalu, saat salah satu personelnya Rizky meminta izin untu hengkang. Dan, akhirnya hal tersebut terealisasikan pada awal 2012.
"Ya akhirnya Rizky keluar karena memang passion-nya di pendidikan. Tapi ya kita bilang kalau dia bisa main ya main aja," ungkap sang drumer, Fajar saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai JMono hengkang, masalah kini timbul dari manajemen yang dinilai tidak efektif. Dan, Alexa mencoba mencari cara untuk bisa terus bertahan.
"Akhirnya ganti orang baru pas tahun pertama bagus. Ya kontrak sama Warner Music abis ya nggak bisa jualan. Ya susah berharap akhirnya putus baik-baik," ungkap Aqi.
Memasuki 2015, Alexa akhirnya merasakan titik di mana memang semua harus dikelola sendiri. Dan, keputusan untuk total independen diambil semua.
"Kita putusan untuk semua kita ambil alih sendiri. Kita turun tangan langsung semuanya," jelas Satrio.
Alexa bercerita bagaimana proses independen dijalankan oleh mereka. Seperti apa kisahnya? Simak terus Main Stage detikHOT hari ini!
(fk/mmu)











































