Drama Alexa, dari Bongkar Pasang Personel Hingga Keputusan 'Jalan Sendiri'

Main Stage

Drama Alexa, dari Bongkar Pasang Personel Hingga Keputusan 'Jalan Sendiri'

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Rabu, 24 Jun 2015 12:10 WIB
Drama Alexa, dari Bongkar Pasang Personel Hingga Keputusan Jalan Sendiri
Alexa (Reno/detikHOT)
Jakarta - Lima tahun belakangan seperti sebuah masa pembuktian untuk grup band Alexa. Bongkar pasang personel hingga manajemen dan keputusan besar untuk independen dilaluinya layaknya sebuah drama.

Drama tersebut dibuka saat memasuki 2011 lalu, saat salah satu personelnya Rizky meminta izin untu hengkang. Dan, akhirnya hal tersebut terealisasikan pada awal 2012.

"Ya akhirnya Rizky keluar karena memang passion-nya di pendidikan. Tapi ya kita bilang kalau dia bisa main ya main aja," ungkap sang drumer, Fajar saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, 'tubuh' Alexa mulai bergejolak saat manajemen yang label mereka tak lagi bisa bekerja sama lagi. Hingga akhirnya, JMono juga memutuskan untuk hengkang dan Alexa hanya tinggal dengan formasi Aqi (vokal), Satrio (gitar) dan Fajar (drum).

Usai JMono hengkang, masalah kini timbul dari manajemen yang dinilai tidak efektif. Dan, Alexa mencoba mencari cara untuk bisa terus bertahan.

"Akhirnya ganti orang baru pas tahun pertama bagus. Ya kontrak sama Warner Music abis ya nggak bisa jualan. Ya susah berharap akhirnya putus baik-baik," ungkap Aqi.

Memasuki 2015, Alexa akhirnya merasakan titik di mana memang semua harus dikelola sendiri. Dan, keputusan untuk total independen diambil semua.

"Kita putusan untuk semua kita ambil alih sendiri. Kita turun tangan langsung semuanya," jelas Satrio.

Alexa bercerita bagaimana proses independen dijalankan oleh mereka. Seperti apa kisahnya? Simak terus Main Stage detikHOT hari ini!

(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads