Tata Janeta: Zaman Sekarang Tak Bisa Terlalu Idealis

Main Stage

Tata Janeta: Zaman Sekarang Tak Bisa Terlalu Idealis

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Rabu, 17 Jun 2015 14:47 WIB
Tata Janeta: Zaman Sekarang Tak Bisa Terlalu Idealis
Tata Janeta (Asep/detikHOT)
Jakarta - Industri musik Indonesia disebut sangat bersahabat dengan lagu-lagu bertema cinta. Alhasil, banyak musisi yang akhirnya menyesuaikan tema lagu dengan apa yang berbau cinta.

Baik dari manis dan pahitnya, tema lagu cinta disebut ampun menaklukan kuping penikmat musik Tanah Air. Tata Janeta pun seperti sangat sadar dengan hal tersebut.

Hingga akhirnya, Tata mengangkat tema 'lagu pengkhianatan' di album debutnya nanti. Perempuan kelahiran 18 September 1982 itu melihat tema tersebut sangat digemari di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagu pengkhianatan itu disukain karena semua orang pernah merasakan. Jadi ya kayak bilang ini gue banget. Ya lebih gampang masuk ke hati," ungkapnya kepada detikHOT belum lama ini.

Kompromi bermusik memang disebut merupakan hal wajib untuk seorang Tata Janeta. Tapi tetap ada standar kualitas yang terus dijaga oleh Tata.

"Di zaman sekarang tidak bisa terlalu idealis. Kita ikutin pasar tapi tidak menjual karakter. Aku bukan idealis, tapi juga tidak juga karena industri jadi banting stir mengubah karakter," jelasnya.

Soal musik bagus atau tidak, Tata menyebut tak bisa memaksakan selera masyarakat. Baginya, yang terpenting bermusik dengan baik dengan menonjolkan karakter yang kuat.

"Ada juga rules dan garis merahnya juga ada. Semua itu masalah rasa ya semua bebas suka. Masing-masing punya selera," jelasnya.

Usai bicara karyanya, Tata Janeta bercerita soal bagaimana perjalanan usai tak lagi bersama Mahadewi. Seperti apa perjalanannya? Simak terus Main Stage detikHOT hari ini!

(fk/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads