Lewat pengamatannya, pelantun 'Kasih' itu pun melihat masih banyak diskriminasi yang dirasakan penyanyi senior. Ia melihat banyak program TV yang membeda-bedakan antara penyanyi muda dan senior.
"Ya jangan terlalu membeda-bedakan dengan muda dan senior. TV semakin banyak tapi hits ya begitu aja," ucapnya kepada detikHOT belum lama ini.
"Banyak penyanyi senior yang masih oke-oke banget. Ya boleh diadulah," sambungnya.
Ermy menegaskan, dirinya tidak bermaksud untuk memprotes stasiun televisi. Tapi, apa yang dilontarkannya tersebut lebih merupakan sebuah imbauan agar industri musik Indonesia bisa lebih beragam lagi.
"Ya bukan komplain, ini imbauan untuk lebih ramai lagi. Karena yang nonton di TV bukan hanya penggemar anak muda," jelasnya.
Selain itu, Ermy juga mengaku sangat risih dengan ungkapan penyanyi "tembang kenangan" yang kerap diberikan kepadanya. Ia menegaskan ungkapan tersebut tak pantas untuk seorang penyanyi senior yang masih aktif.
"Saya bukan menjadi tembang kenangan, saya kan masih hidup emang kita udah almarhum disebut tembang kenangan," ucapnya.
Berbeda dengan sebutan penyanyi tembang kenangan, ada satu sebutan yang justru membuat Ermy Kullit bangga. Sebutan apa? Temukan jawabannya di Main Stage detikHOT hari ini!
(fk/mmu)











































