Grup band pelantun 'Karena Dia' itu mengaku lebih bebas saat berjalan di jalur indie. Mereka mengaku sedikit 'diatur' saat bersama major label.
"Ada idelaisme kita sedikit dipangkas. Ya memang jadi pelajaran besar banget sih itu," ucap sang gitaris, Egi kepada detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Dilarang Bawa Tongsis di Konser One Direction Jakarta
Setelah lepas, mereka akhirnya merilis album keduanya 'Dari Kita Untuk Semua' dengan jalur indie. Tak mau banyak membahas masa lalu, mereka justru merasa beruntung bisa sempat berada di bawah major label.
"Datangnya dari indie dan bekerja sama dengan label. Kita yang terpenting adalah mencoba di mix musisi indie punya kesempatan yang sama dengan musik industri," ungkap sang vokalis, Rafly.
Baca juga: Promotor MengakuΒ BookingΒ GBK dari 2 Tahun Lalu untuk Konser One Direction
Keluar dari Universal, The Banery mengaku banyak mendapatkan tawaran dari label ternama. Tapi mereka memutuskan untuk tetap berjalan di industri indie.
"Ya memang ada beberapa sempat nawarin. Ya tapi kita mikir lagi ya pengalaman dari main musik kalau kebatas nggak ada enaknya," jelas Rafly.
(fk/mmu)











































