Nama penyanyi Beck mungkin masih terasa asing di kuping penikmat musik di Indonesia. Hingga Grammy Awards 2015 dihelat, tiba-tiba nama Beck menjadi perbincangan hangat.
Namun, jauh dari Grammy 2015 sosok Beck sendiri sebenarnya sudah pernah mengejutkan dunia. Lahir di era 90-an, Beck bersaing dengan banyak rocker hebat dunia.
Baca juga: Jelang Konser, Afgan Jaga Stamina dengan Olahraga
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga muncullah sebuah lagu berjudul 'Loser' setahun kemudian. Memberikan sentuhan hip hop, folk dan rock membuat lagu tersebut seperti jimat Beck untuk menaklukan dunia.
Baca juga: Anang Hermansyah: Om Rinto itu Legenda Industri Musik Indonesia
Tak hanya itu, berkat 'Loser' nama Beck masuk dalam nominasi 'Best Rock Vocal Performance β Male' di Grammy Awards 1995. Sayangnya, ia harus gigit jari karena tak bisa membawa pulang Grammy pertamanya.
Hingga puncak karier Beck pertama pun lahir lewat album kelimanya 'Odelay' (1996). Berkat album tersebut, Beck sukses meraih dua Grammy Awards 1997.
Pemilik nama asli Bek David Campbell itu memang menjadi segelintir rocker yang lahir di-eranya seorang diri tanpa embel-embel personel band. Meskipun pada kenyatannya saat tampil, format band dipakai oleh penyanyi kelahiran Los Angeles, Amerika Serikat itu.
detikHOT pun mencoba untuk mengenal lebih dalam dari sosok rocker pendiam tersebut. Seperti apa kisah sepak-terjang Beck di industri musik dunia? Simak terus di Main Stage detikHOT hari ini!
(fk/mmu)











































