Sempat merilis album secara independen dan pada 2011 lalu, Jemima memutuskan untuk menerima pinangan Universal Music Indonesia. Bukan tanpa alasan Jemima memutuskan hal tersebut.
Penyanyi bernama lengkap Jemima Sylvia Wilma Maria Iskandar itu menuturkan sebenarnya tak ada perbedaan terlalu drastis antara 'hidup' di dunia indie atau seperti saat ini. Apa maksudnya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue punya karakter dan selama gue bisa bekerja sama dengan orang yang membangun karya dan membagikan ke khalayak lebih luas ya udah. Toh gue nggak tiba-tiba ditawarin untuk bernyanyi dengan gaya yang bukan gue," tegasnya.
Selain itu, peluang lain juga dilihat Jemima saat mendapat pinangan dari Universal. Salah satunya adalah berusaha membagikan kenikmatannya dalam menikmati lagu kepada orang banyak.
"Ini merupakan kerjasama yang baik, karena bisa membagi kesenangan gue ke orang lain. (Idealisme) juga masih sama, karena itu alasan bekerja sama. Kerja sama seperti membangun rumah tangga," jelasnya.
Pelantun 'Musik Sepi' itu menjamin tak ada hilang dari identitas bermusik seorang Jemima. Intinya adalah membuat sebuah karya yang bisa dikomunikasikan dengan baik dengan banyak orang.
"Karakter nggak akan berubah. Disini gue bekerja sama dengan pihak yang tidak membawa karakter lain. Intinya ingin membagi ke lingkungan lebih luas tanpa mengubah ke lebih luas. Tapi kalau ada yang jelek-jelek bisa diubah," tuturnya.











































