Jay Z Sang Pengusaha dan Filantropis

Main Stage

Jay Z Sang Pengusaha dan Filantropis

- detikHot
Rabu, 15 Jan 2014 11:10 WIB
Jay Z Sang Pengusaha dan Filantropis
Jakarta - Tidak hanya mengembangkan karier sebagai penyanyi, tapi Jay Z berkembang sempurna sebagai seorang pengusaha sukses. Memang masih di dunia musik, mendirikan label rekaman sendiri hingga bisnis gaya hidup telah dilakoni ayah dari Ivy Blue itu.

Untuk urusan label rekaman, bisa dibilang Jay Z memulai semua sejak awal kemunculannya di panggung hip-hop internasional 1995 silam. Adalah 'Roc-A-Fella Records' yang didirikan bersama teman-temannya untuk mendistribusikan album mereka sendiri.

Sayangnya, di awal perjalanan, Roc-A-Fella Records tidak bisa berbuat banyak untuk album Jay Z. Perusahaan itu kemudian kerjasama dengan distributor The Island Def Jam Music Group hingga mampu berkembang, dan mempopulerkan sejumlah musisi lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebut saja, Kanye West, Memphis Bleek, Young Gunz dan lain sebaginya. Merasa yakin, di tahun 2008 pelantun 'Empire State Of Mind' itu mendirikan lagi label rekaman lain, Roc Nation.

Dengan Roc Nation, rapper 12 album itu mencapai puncak kesuksesan sebagai seorang produser, mulai dari Rita Ora, Sugababes sampai Calvin Harris mampu ditangani. Bahkan tak jarang dari mereka berhasil menduduki tangga lagu dan album dunia.

Keberhasilan di dunia musik tak membuatnya berpuas diri, Rocawear adalah jawaban Jay Z untuk dunia fashion. Sebuah merk pakaian dan aksesoris untuk pria, wanita dan anak-anak. Lewat bisnisnya itu, majalah Forbes memasukkan namanya ke dalam daftar musisi paling kaya di dunia.

Tapi, di balik semua harta kekayannya yang ditaksir Rp 6 triliun, Jay Z adalah seorang yang filantropis. Kegiatan sosialnya terwujud melalui Shawn Carter Scholarship Fundation.

Yayasan itu didirikan pelantun 'Big Pumpin' itu untuk anak-anak yang kurang beruntung. Rapper 44 tahun itu juga dikenal aktif membantu penggalangan dana untuk berbagai bencana alam yang menimpa di berbagai negara, tak hanya di Amerika Serikat.

Selain itu, kepeduliannya terhadap air bersih juga bukan rahasia umum. Mendiang Kofi Annan, mantan Sekjen PBB sudah lama mengapresiasi kegiatan Jay Z yang satu ini dengan mengajaknya berdikusi sampai dengan menggelar konser tur untuk meraih simpatik mengenai krisis air bersih. Bersama dengan Bono 'U2', dirinya tak segan turun lapangan ke benua hitam Afrika.

Ya, itulah Jay Z. Berangkat dari Brooklyn 44 tahun silam, kini dirinya menjelma menjadi seorang tokoh kemanusian dengan musikalitas hip-hop yang kental. Kalung serta jam tangan berbalut emas, gaya hidup kaum jet set, tidak membuatnya menutup mata dari segala ketimpangan sosial. Dan dengan caranya, Jay Z selalu berbagi.


(hap/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads