Bayang-bayang Bjork dalam Karier Astrid

Main Stage

Bayang-bayang Bjork dalam Karier Astrid

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Rabu, 27 Nov 2013 13:35 WIB
Bayang-bayang Bjork dalam Karier Astrid
Astrid (Dhiky/detikHOT)
Jakarta -

Kemunculannya Astrid di tahun 2003 lewat single soundtrack 'Ratu Cahaya' langsung menarik perhatian Sony Music Indonesia karena karakter wajah dan suranya dinilai begitu lekat dengan Bjork. Hingga 10 tahun perjalanan kariernya, barulah Astrid berhasil bebas tanpa identitas sang idola.

Hampir bisa dipastikan semua orang setuju bahwa Astrid sangat banyak terpengaruh dengan penyanyi asal Islandia tersebut. Dan Astrid sendiri mengakui saat itu, dirinya memang belajar banyak dari Bjork.

"Kalau dulu ya memang inspirasinya Bjork. Karena aku juga dulu dengerinnya Bjork mulu. Aku memang, eksplorasi vokalnya Bjork banget.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya menjadi ciri khas," kenang pelantun 'Mendua' itu saat bermain ke kantor detikHOT belum lama ini.

Jika ada yang tidak tahu, bahkan satu kelompok yang dengan sengaja mempelajari teknik bernyanyi Astrid yang tidak pernah sama dengan penyanyi-penyanyi lain di Indonesia.

"Karena ada orang yang ngulik soal cara nyanyi aku, misalnya kalau nyanyi huruf yang depannya 'K'atau 'T'," lanjutnya bercerita.

Tapi semakin jauh berjalan, sudah waktunya bagi penyanyi berdarah Surabaya itu untuk melepaskan image pelantun 'All Is Full of Love'. Walaupun sesungguhnya, perangai Bjork masih akan terus menempel kepadanya.

"Tapi begitu ke sini aku nggak cuma dengerin Bjork, aku mulai dengerin apa aja, balada juga. Akhirnya lepas, Aku sih malah senang ya, sudah tak menyamakan aku dengan Bjork. Walaupun tetap tidak bisa hilang," komentarnya sembari tersenyum manis.

Perjuangannya membentuk identitas baru tetap tak semudah itu, lagu-lagu seperti di album pertamanya di tahun 2005 harus diubah sedemikian rupa agar membentuk warna baru. Jadilah nuansa pop yang ceria namun kadang balada sejak dirilisnya single berjudul 'Jadikan Aku yang Kedua'.

"Sekarang aku jadi amaze sendiri, ini album pop banget. Bahkan aku berpikir kalau dinyanyikan sama orang lain akan lebih bagus," selorohnya tertawa.

Di album ketiganya, 'Terpukau' Astrid benar-benar bisa melepaskan diri dengan identitas barunya. Yah, walaupun harus berusaha keras, usahanya tetap bisa diacungi jempol saat sukses menjadi dirinya sendiri.

"Sekarang ya hanya Astrid," tandasnya.

(hap/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads