Cerita Nidji yang Bermalam di Polsek Hingga Kapok Manggung di Pilkada

Main Stage

Cerita Nidji yang Bermalam di Polsek Hingga Kapok Manggung di Pilkada

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Rabu, 14 Agu 2013 11:25 WIB
Cerita Nidji yang Bermalam di Polsek Hingga Kapok Manggung di Pilkada
(dok. Musica Studio's)
Jakarta - Cerita di balik panggung sebuah grup band selalu menarik untuk dikulik. Seperti halnya pengalaman manggung dari grup band Nidji.

Giring Cs pernah bermalam di Polsek di Banda Aceh pada 2007 karena takut diamuk massa yang kecewa karena mereka batal manggung. Wah bagaimana ceritanya?

"Jadi itu EO-nya bermasalah, penonton udah full packed di panggung. Acara udah jalan, kebetulan hari kedua puncaknya nah Nidji yang manggung, hari pertama lancar, artis pertama keluar belum dibayar," tutur Manajer Nidji, Gio Wibowo yang ikut bercerita saat Nidji mampir ke kantor detikHOT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah masuk hari kedua ternyata ada intel datengin kita bilang kalau EO-nya penipu. Malam itu nggak bisa ke mana-mana karena takut massa ngamuk dan akhirnya semuanya nginep di kantor polisi," sambungnya.

Sang vokalis, Giring sendiri mengaku tak menyangka hingga akhirnya bisa bermalam di kantor polisi. Meski begitu, mereka mengaku tak kapok dan justru lebih bersemangat manggung di Aceh.

"Nggak pernah kita lupain. Kita ditaruh di ruang tempat kalau ada cewek diperkosa terus ditaruh di situ, namanya ruang pemulihan dan stres banget di situ," tutur Giring.

Selain itu, grup band yang telah merilis empat album itu juga punya pengalaman yang tak menyenangkan saat manggung di acara Pilkada. Mereka mengaku kapok untuk tampil lagi untuk acara politik.

"Paling males waktu kita main kampanye di Makassar, kalau kita manggung biasanya kita mau clear. Nah waktu itu caleg di atas panggung plus keluarganya plus tim suksesnya pokoknya jadi penuh tuh panggung pada mau nampang," ungkap Giring sembari mengerutkan dahinya.

(fkh/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads