Tinggalkan Band, Daud Sakty Fokus di Lagu Islami

Tinggalkan Band, Daud Sakty Fokus di Lagu Islami

- detikHot
Kamis, 11 Agu 2011 12:56 WIB
Tinggalkan Band, Daud Sakty Fokus di Lagu Islami
Jakarta - Anda cukup akrab dengan lagu Islami 'Demi Masa'? Nah, Daud Sakty ternyata orang yang berada di balik lagu tersebut. Daud meninggalkan band demi fokus di lagu Islami.

"Dulunya anak band, terus akhirnya tahun 2010 diminta bikin scoring 30 episode Islami. Dari situ kepikiran buat bikin lagu Islami dan fokus ke situ," ujar Daud ketika berbincang dengan detikhot, baru-baru ini.

Setelah 'Demi Masa' kini Daud merilis lagu Islami lainnya yaitu 'La Ilaha Ilallah'. Lagu bernuansa R&B soul itu dijadikan sebagai soundtrack acara 'Islam itu Indah' di Trans TV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan musisi religi lainnya, Daud bukanlah seorang ustad apalagi habib. Pria kelahiran Bandung, 19 Desember 1980 itu berminat berkarya melafalkan ajaran Islam dengan tujuan yang sungguh mulia.

"Saya hanya anak band yang mencoba memberikan sesuatu buat agama saya. Bukan lulusan pesantren, bukan apa. Hanya memberikan sesuatu yang positif buat agama saya. Saya pikir semua orang harusnya begitu," jelas Daud.

Jika kini dirinya lebih dikenal sebagai penyanyi religi, Daud jelas tidak keberatan. Meski tidak berlatar belakang pendidikan Islam, Daud tidak main-main dengan karyanya. Ia benar-benar melakukan riset untuk membuat lagu.

"Saya riset dulu. Dari buku-buku, dari Google lebih seringnya. Saya cari poin sederhana yang simple, saya rangkum jadi lirik. Kalau soal musik, masih gaya saya. Nuansa soul yang saya suka dan dikemas secara akustik biar berasa," tuturnya.

Untuk lagu 'La Ilaha Ilallah' Daud menggarap semuanya secara berdikari. Dari mulai mencipta lagu, rekaman, meramu musik hingga mengemas produknya, semua dilakukan sendiri. Selain merasa lebih nyaman dan keinginannya tergambar jelas, proses tersebut lebih murah dan cepat daripada melibatkan orang lain.

(yla/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads