Lahir di Jakarta, 6 Mei 1991, Calvin besar di lingkungan keluarga yang memang mencintai musik. Ketertarikannya pada musik mulai ketika ia masih duduk di bangku SLTP. Kini selain sibuk mempromosikan album perdananya yang bertajuk 'Selamanya', Calvin tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Pelita Harapan semester dua.
"Album 'Selamanya' isinya ada 9 track dengan satu bonus track piano. Masih seputar cinta dan rasa syukur. Namun nuansanya sedikit jazz. Karena itu yang saya sukai," ujar Calvin ketika menyambangi studio Detikcom, baru-baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai andalan, Calvin pun menyuguhkan single 'Dua Cinta Satu Hati' ciptaan Bambi Noor. Sebuah kisah cinta yang terbagi. Calvin memakai tema-tema lagu seusianya dengan kemasan yang tidak terlalu rumit.
"Saya berusaha menghadirkan nuansa chill, easy listening. Saya lebih melihat bahwa album ini bukan cuma masalah beda, tapi pesannya tersampaikan dengan baik atau tidak," tuturnya.
Calvin pun berusaha menyuguhkan musik yang pintar namun tetap menyenangkan. Seperti idolanya, John Mayer, Jamie Cullum juga The Beatles.
(yla/yla)











































