Aghi Narottama, Bemby Gusti dan Ramondo Gascaro adalah orang di balik pengerjaan scoring film anak-anak tersebut. Mereka merombak musik dalam film tersebut. Baik lagu ataupun scoring (musik pengiring film .red).
"Treatment untuk ini cukup menantang karena ini film yang udah jadi. Udah dirilis. Musiknya udah ada tapi harus remake, jadi sesuatu yang beda. Harusnya lebih baik ya," ujar Aghi ketika menyambangi studio detikcom, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak tantangan baru didapatkan Aghi, Bemby dan Remondo. Karena film tersebut telah jadi, saat membuat soundtrack mereka harus menyesuaikan gerak bibir si bintang animasi tersebut.
"Susahnya pas bagian soundtrack. Milih liriknya susah banget. Soalnya gerak bibirnya udah ada. Jadi harus pas. Mbak Nia sendiri sampai ikut bikin," jelas Bemby.
"kita cenderung ambil unsur etnik melayu, ada akordeonnya dibantu Rizal Arsyad. Berasa deh bedanya. Kita mengangkat budaya sendiri. Animasi ini kan ceritanya tentang Indonesia walau dibuatnya di Singapura," tutur Aghi.
Seperti apa ya jadinya? Jangan lewatkan film 'Meraih Mimpi' segera di bioskop Indonesia. Sudah saatnya melirik unsur musik di dalam film.
(yla/yla)










































