K-Talk Spesial: aespa Buka-bukaan soal Album Savage

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Minggu, 10 Okt 2021 15:04 WIB
Jakarta -

aespa belum lama ini merilis mini album Savage. Album ini mencetak rekor baru pemesanan album dengan 400 ribu pre-order sebelum resmi dirilis.

Dalam wawancara belum lama ini, aespa mengungkap perasaan mereka setelah akhirnya merilis album fisik untuk pertama kalinya. Ningning, Winter, Karina, dan Giselle mengaku tidak menyangka sambutan publik akan album mereka sangat besar.

"Kami sangat terkejut saat mendengar angka pemesanan mencapai 400 ribu unit. Ini kali pertama kali merilis album fisik, jadi kami sama sekali tak menyangka responsnya begitu besar," ungkap Karina.

"Kami ingin berterima kasih pada kalian yang sudah mendukung kami. Rasanya kami ingin bekerja lebih keras setelah melihat apa yang kami dapatkan," jelasnya.

aespa juga mengungkap proses pembuatan album perdana mereka. Para member mengaku mendapatkan bantuan dari Lee Soo Man soal banyak hal.

"Produser eksektif Lee Soo Man secara personal mengarahkan sejumlah detail kecil seperti cara pengucapan. Jadi kami bekerja keras untuk memberikan penampilan yang jauh lebih baik dari sebelumnya," ujar Giselle.

Kali ini, aespa kembali melanjutkan kisah Black Mamba yang tergabung dalam SMCU (SM Culture Universe). Para member pun menjelaskan fokus yang ingin disampaikan melalui comeback Savage.

"Single kami sebelumnya, Black Mamba dan Next Level, juga lagu Savage, terkoneksi melalui satu sudut pandang yang sama. Awalnya, Black Mamba diperkenalkan. Kami kemudian pergi ke Kwangya, dan kami sekarang menghadapi Black Mamba dengan bantuan naevis. Ceritanya terus berlanjut, dan karakter baru diperkenalkan. Ini dilakukan untuk memperluas dunia kami," jelas Giselle.

"Kami juga telah mengungkapkan sebelumnya kalau video musik kami memperlihatkan berbagai macam grafis dan animasi. Hal ini terkoneksi dengan Cawman, genre video yang diperkenalkan oleh SM Entertainment. Dengan menggabungkan berbagai macam genre, teknologi, termasuk animasi, avatar, motion graphic dan lainnya, kami mencoba menjelaskan SMCU dengan cara berbeda-beda," pungkas Karina.

Nah, penasaran dengan wawancaranya? Yuk, tonton sama-sama di K-Talk Spesial!

(dal/aay)