1 Member Wanna One Juga Disebut Masuk karena Manipulasi Voting

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Jumat, 06 Des 2019 13:24 WIB
Foto: Wanna One (dok. Twitter/Wanna One)
Jakarta - Publik kembali dihebohkan dengan pemberitaan yang menyebut member X1 dan IZ*ONE sudah ditentukan jauh sebelum voting final dimulai. Kini, informasi baru juga beredar soal Wanna One yang ternyata juga menjadi kasus.

Berdasarkan dokumen dakwaan yang diterima oleh anggota dewan Ha Tae Kyung dari Kantor Kejaksaan Pusat Seoul, satu member Wanna One disebut terpilih karena hasil manipulasi voting. Diberitakan pertama kali oleh Hankook Ilbo, Ahn Joon Young (sutradara) disebut menukar ranking 2 trainee di final 'Produce 101 Season 2' yang digelar Juni 2017.

Satu trainee yang seharusnya berada di 11 besar tak masuk dalam daftar debut. Posisinya ditukar oleh seorang trainee yang tak berada dalam 11 besar, yang pada akhirnya debut sebagai member Wanna One.



Ahn joon Young juga disebut melakukan hal yang sama di putaran pertama 'Produce 101' pada Februari 2016. Ia mengeliminasi 2 trainee yang seharusnya tetap menjadi kontestan dan meningkatkan peringkat 2 kontestan lain.

Persekongkolan antara tim produksi dan eksekutif manajemen hiburan juga terungkap dalam penyelidikan. Sejak Januari 2018 hingga Juli 2019, Ahn Joon Young menerima layanan hiburan sebanyak 47 kali dengan total biaya sebesar 46,83 juta Won (Rp 551,8 juta) yang dibayar oleh 5 eksekutif dari 4 manajemen hiburan.

Layanan tersebut diberikan dengan imbalan mengatur penampilan para trainee di 'Produce 48' dan 'Produce X 101' dan mengedit mereka dengan baik.

Lebih lanjut, Hankook Ilbo menyebut CJ ENM menghasilkan keuntungan sebesar 124,65 juta Won (Rp 1,4 miliar) melalui pemungutan suara melalui SMS di ajang 'Produce 48' dan 'Produce X 101'. Mengenai kabar ini, pihak CJ ENM maupun Mnet masih belum memberikan komentar.



Simak Video "'Produce 101' Bermasalah, Mnet Kapok Adakan Audisi Idol K-Pop"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/doc)