ADVERTISEMENT

Jonghyun 'SHINee', 10 Tahun Sinari Dunia Musik K-Pop dengan Karyanya

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Selasa, 19 Des 2017 12:53 WIB
Foto: Jonghyun 'SHINee' (istimewa)
Jakarta - Seluruh fans K-Pop, tak peduli dari fandom mana pun, ikut berduka saat mendengar kabar kematian Jonghyun 'SHINee'. Sang idola mengakhiri hidupnya di usia 27 tahun dengan bunuh diri di sebuah apartemen di Cheongdam.

SHINee debut pada Mei 2008, beranggotakan lima orang member, Onew, Jonghyun, Key, Minho, dan Taemin. Sejak debut di bawah naungan SM Entertainment, SHINee dipercaya akan menjadi boyband yang paling bersinar di dunia musik K-Pop untuk waktu yang lama.

Para member SHINee ikut berperan penting dalam penggarapan album, termasuk Jonghyun, yang sudah menjalani masa trainee selama tiga tahun sebelum pada akhirnya debut. Vokalis utama SHINee tersebut mulai berkontribusi dalam pembuatan lagu sejak 2009.

'Juliette' adalah lagu pertama yang menunjukkan karakteristik Jonghyun sebagai penulis lagu. Saat diwawancara, member kelahiran Seoul tersebut ingin menciptakan lagu tentang kisah asmara yang pernah dijalani oleh semua orang.

Semenjak itu, Jonghyun pun mulai menciptakan lagu untuk rekan-rekannya sesama musisi. Pada 2013, ia menciptakan lagu 'A Gloomy Clock' untuk album ketiga IU bertajuk 'Modern Times'. Lagu tersebut diberikan untuk IU sebagai hadiah karena keduanya berteman baik.

[Gambas:Youtube]

Dua bulan kemudian, Jonghyun menciptakan lagu untuk Son Dam Bi bertajuk 'Red Candle'. Dan pada 2014, ia berkontribusi dalam produksi album solo Taemin bertajuk 'Ace', dan membuat lagu untuk rekan satu grupnya tersebut bertajuk 'Pretty Boy'.

Pada 2015, Jonghyun pun akhirnya dipercaya untuk merilis album mini pertamanya bertajuk 'Base'. Tak lama setelah dirilis, album tersebut langsung menanjak ke posisi pertama di tangga lagu Billboard World Album dan Gaon Album.

Di tahun yang sama, Jonghyun pun secara sukses menggelar konser solo bertajuk 'The Story by Jonghyun'. Ia juga merilis sebuah buku bertajuk 'Skeleton Flower: Things That Have Been Released and Set Free', yang menceritakan soal pengalamannya menjadi penulis lagu dan inspirasi yang didapatnya.

Pada 2016, Jonghyun kembali membuktikan kiprahnya sebagai penulis lagu lewat lagu 'Already' untuk album Taemin bertajuk 'Press It'. Tak hanya itu, Jonghyun juga menciptakan lagu bertajuk 'Breathe' untuk Lee Hi.

Dan di tahun yang sama, Jonghyun pun merilis album pertamanya bertajuk 'She Is'. Album tersebut terdiri dari sembilan lagu yang kebanyakan ia ciptakan sendiri.

[Gambas:Youtube]

Di hari-hari terakhirnya, Jonghyun bahkan siap untuk mengeluarkan karya terbarunya. Ia disebut sudah melakukan rekaman album baru dan syuting video klip.

Namun sayang, Jonghyun memilih untuk mengakhiri nyawanya sendiri dengan membakar briket batubara di dalam ruangan tertutup di apartemen Cheongdam. Tekanan yang berujung depresi membuat idola yang mengembuskan napas terakhir di usia 27 tahun itu menyerah.

Saksikan video 20detik tentang karya-karya terbaik Jonghyun di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Keluarga bahkan tak bisa menghentikan niat Jonghyun untuk bunuh diri walaupun sudah mengetahui sakit yang dirasakan. Teman-teman sesama idola pun merasa kaget, tak percaya, dan merasa bersalah karena tak tahu perjuangan apa yang dihadapi oleh Jonghyun.

Kini, keluarga, teman-teman dekat, dan fans hanya bisa mengenang Jonghyun dari karya-karya yang dirilisnya semasa hidup. Kim Jonghyun akan terus hidup lewat musik-musik indah yang diciptakannya.

[Gambas:Youtube]

RIP, Kim Jonghyun. (dal/ken)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT